Rabu, 21 Okt 2026
Beranda › Berita
Berita

IHSG Melonjak 4,16 Persen ke 5.204 pada Sesi I, Saham Bank BUMN Jadi Penopang Utama

✍️ Ratna Puspitasari 🕒 20 Oct 2026 👁️ 4x dibaca
Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (19/10/2026).
Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (19/10/2026). Foto: CNBC Indonesia/Faisal Rahman

IniKabarku.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah dan melesat lebih dari 4 persen pada perdagangan sesi I Selasa (20/10/2026). Indeks berada di level 5.204,627, naik 208,018 poin atau 4,16 persen. Penguatan ini terjadi setelah pasar sebelumnya ditekan aksi jual tajam akibat kekhawatiran atas pernyataan MSCI soal potensi turunnya status pasar saham Indonesia.

Berdasarkan data Refinitiv, empat emiten BUMN menyumbang sekitar 84 poin, atau kurang lebih 40 persen dari total kenaikan IHSG hari ini. Kontributor terbesar adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) dengan 30,93 poin pada harga Rp2.750.

Di bawahnya ada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) dengan 23,91 poin di harga Rp3.660, serta PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) dengan 22,10 poin di harga Rp2.010. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) menyumbang 7,23 poin pada harga Rp3.180.

Sektor Utilitas dan Keuangan Memimpin

Penguatan saham bank pelat merah sejalan dengan kinerja sektoral. Sektor utilitas menjadi yang terkuat dengan kenaikan 6,69 persen, disusul sektor keuangan yang naik 5,19 persen. Sektor energi menguat 1,75 persen dan teknologi 1,17 persen.

Kenaikan juga meluas. Sebanyak 633 saham menguat, 124 melemah, dan 161 stagnan, dengan total volume perdagangan sekitar 38,68 miliar saham.

BEI Umumkan Dua Inisiatif Respons MSCI

Pekan lalu, MSCI membuka peluang penurunan status pasar saham Indonesia dari Emerging Market ke Standalone Market. Menanggapi hal itu, Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (19/10/2026) mengumumkan dua inisiatif baru.

Pertama, publikasi kepemilikan saham di atas 1 persen akan dilengkapi informasi hubungan afiliasi antara pemegang saham dan perusahaan. Kedua, seluruh saham dalam daftar High Shareholding Concentration (HSC) akan dikeluarkan dari perhitungan IHSG. Waktu efektifnya akan diumumkan segera.

Pelaku Pasar Cermati Langkah Otoritas

Ke depan, pelaku pasar diperkirakan masih memantau langkah BEI, pemerintah, dan Danantara dalam menyikapi pengumuman MSCI. Sorotan lain mencakup aksi pembelian kembali saham oleh sejumlah emiten konglomerat serta arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat penegakan aturan di pasar modal.

💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update