PRDA Pecah Saham 1:5: Nominal Turun ke Rp20, Jumlah Saham Beredar Jadi 4,68 Miliar Lembar
IniKabarku.com - Emiten layanan kesehatan PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) berencana memecah nilai nominal sahamnya dengan rasio 1:5. Aksi korporasi ini dimaksudkan agar harga per lot lebih murah, sehingga frekuensi dan volume transaksi terdongkrak serta basis pemodal ritel di Bursa Efek Indonesia (BEI) kian luas.
Dengan skema tersebut, nilai nominal saham PRDA akan turun dari Rp100 menjadi Rp20 per saham. Jumlah saham beredar otomatis bertambah dari 937.500.000 lembar menjadi 4.687.500.000 lembar.
Berangkat dari Evaluasi Internal
Perseroan menyusun rencana ini setelah mengevaluasi komposisi pemegang saham saat ini. Hasilnya menunjukkan masih terbuka peluang besar untuk meningkatkan partisipasi pasar bila nilai investasi awal dibuat lebih rendah.
Gambaran Valuasi Saham PRDA
Berdasarkan data kuartal II-2026, saham PRDA diperdagangkan pada rasio Price-to-Earnings (P/E) sekitar 14,45 kali dan Price-to-Book Value (PBV) 1,33 kali. Return on Invested Capital (ROIC) tercatat 8,2%, imbal hasil dividen (dividend yield) 6,25%, dan EBITDA sekitar Rp216,3 miliar.
