Jumat, 16 Okt 2026
Beranda › Berita
Berita

Skema Baru Pensiunan 2027: Kemenkeu Siapkan Transfer Langsung dari Kas Negara

✍️ Ratna Puspitasari 🕒 15 Oct 2026 👁️ 3x dibaca
PAPARKAN KEBIJAKAN Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara hadir dalam konferensi pers APBN KiTa
PAPARKAN KEBIJAKAN Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara hadir dalam konferensi pers APBN KiTa Foto: Kemenkeu

Inikabarku.com - Sistem pembayaran uang pensiun di Indonesia bersiap memasuki babak baru. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tengah merancang skema penyaluran dana pensiun yang akan ditransfer secara langsung dari Kas Umum Negara menuju rekening pribadi para purnawirawan mulai tahun 2027.

Langkah ini diambil sebagai bentuk modernisasi tata kelola perbendaharaan negara lewat implementasi skema Government-to-People (G2P) Payment. Melalui mekanisme baru ini, pencairan hak para pensiunan diharapkan dapat berjalan jauh lebih praktis, efisien, serta transparan.

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyampaikan bahwa pembaruan sistem ini dirancang demi memastikan hak-hak penerima pensiun terpelihara dengan baik dan tepat waktu.

“Pensiunan kita sekarang idealnya juga menurut saya dan kita akan desain untuk masukkin 2027 menerima uang pensiunnya langsung di rekeningnya,” ujar Suahasil dalam konferensi pers APBN KiTa di Jakarta, Jumat (9/10/2026).

Penerapan skema transfer langsung sebenarnya bukan hal baru dalam pengelolaan APBN. Pemerintah sebelumnya sudah memberlakukan metode serupa bagi kelompok pegawai aktif seperti PNS, TNI, Polri, penerima tunjangan profesi guru, hingga penerima bantuan sosial (bansos). Kini, cakupan tersebut diperluas hingga menyasar para purnawirawan ASN.

Kendati demikian, kelancaran transisi menuju sistem baru ini sangat bergantung pada validasi data. Kemenkeu menekankan pentingnya kerapian basis data purnawirawan sebelum mekanisme ini resmi dijalankan sepenuhnya pada 2027.

“Yang penting datanya, data pensiunannya yang penting itu data yang benar, data yang up to date, data yang paling mutakhir dan kita transfer langsung dari rekening Kas Umum Negara,” katanya.

Selain memangkas alur birokrasi penyaluran, modernisasi sistem pembayaran ini diproyeksikan bakal memperkuat tingkat inklusi keuangan nasional serta mempermudah akses purnawirawan terhadap berbagai layanan perbankan.

💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update