Emas Antam Menguat di Tengah Aksi Jual Saham Global dan Ketegangan Timur Tengah, Ini Rinciannya
IniKabarku.com - Harga emas Antam di Pegadaian pada Sabtu (17/10/2026) naik dibandingkan hari sebelumnya. Emas 1 gram dibanderol Rp 2.604.000, bertambah Rp 4.000 dari Jumat (16/10/2026) yang sebesar Rp 2.600.000. Harga buyback 1 gram juga menguat Rp 6.000 menjadi Rp 2.343.000 dari sebelumnya Rp 2.337.000.
Daftar Harga Emas Antam di Pegadaian
Berikut harga jual emas Antam per ukuran:
- 0,5 gram: Rp 1.353.000
- 1 gram: Rp 2.604.000
- 2 gram: Rp 5.147.000
- 3 gram: Rp 7.694.000
- 5 gram: Rp 12.789.000
- 10 gram: Rp 25.523.000
- 25 gram: Rp 63.679.000
- 50 gram: Rp 127.276.000
- 100 gram: Rp 254.473.000
Emas Antam ukuran 250 gram hingga 1.000 gram belum tersedia dalam data harga Pegadaian pada hari ini.
Daftar Harga Buyback
Harga buyback atau pembelian kembali emas Antam saat pemilik menjualnya:
- 0,5 gram: Rp 1.171.000
- 1 gram: Rp 2.343.000
- 2 gram: Rp 4.686.000
- 3 gram: Rp 7.029.000
- 5 gram: Rp 11.716.000
- 10 gram: Rp 23.433.000
- 25 gram: Rp 58.294.000
- 50 gram: Rp 116.588.000
- 100 gram: Rp 233.176.000
Harga jual adalah harga yang dibayar saat membeli emas, sedangkan buyback adalah harga saat pemilik menjualnya kembali. Selisih keduanya perlu diperhitungkan sebelum memutuskan berinvestasi emas. Harga dapat berubah sewaktu-waktu, mengacu pada informasi dari Antara dan Galeri 24.
Harga Emas Dunia Mendekati 4.200 Dollar AS
Di pasar global, harga emas mendekati 4.200 dollar AS per troy ounce pada Jumat (16/10/2026), melanjutkan penguatan sebelumnya. Kenaikan ditopang meningkatnya permintaan aset aman di tengah aksi jual saham global. Investor beralih ke obligasi pemerintah dan logam mulia sebagai lindung nilai, sehingga imbal hasil obligasi tertekan dan mengurangi tekanan terhadap emas yang tidak memberikan bunga.
Risiko geopolitik di Timur Tengah turut menopang permintaan. Ketegangan meningkat akibat eskalasi permusuhan antara Arab Saudi dan kelompok Houthi yang didukung Iran di Yaman. Sebuah kapal kontainer berbendera Singapura juga dilaporkan tenggelam di Selat Hormuz pada pekan tersebut setelah terkena proyektil Iran.
Faktor The Fed Masih Membayangi
Kebijakan Federal Reserve (The Fed) tetap menjadi perhatian pasar. Data ekonomi AS yang lebih kuat dari perkiraan memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga lebih lanjut. Pasar memperkirakan peluang sekitar 72 persen The Fed mempertahankan suku bunga pada Oktober 2026, sementara peluang kenaikan pada Desember naik menjadi 92 persen.
Menurut data Trading Economics pada Jumat (16/10/2026), emas dunia berada di level 4.166,39 dollar AS per troy ounce, turun 0,11 persen dari perdagangan sebelumnya. Dalam sebulan terakhir harganya melemah 4,03 persen dan secara tahunan terkoreksi 1,97 persen. Dengan demikian, meski permintaan aset lindung nilai dan ketegangan geopolitik menopang harga, prospek suku bunga tinggi di AS masih menjadi faktor penahan.
