Sabtu, 24 Okt 2026
Beranda › Berita
Berita

IHSG Menguat 4,9%, Kapitalisasi Pasar BEI Bertambah Rp 426 Triliun

✍️ Ratna Puspitasari 🕒 24 Oct 2026 👁️ 3x dibaca
IHSG Menguat 4,9%, Kapitalisasi Pasar BEI Bertambah Rp 426 Triliun
IHSG Menguat 4,9%, Kapitalisasi Pasar BEI Bertambah Rp 426 Triliun Foto: Istimewa

IniKabarku.com - Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) meningkat Rp 426 triliun selama perdagangan 19–23 Oktober 2026. Kenaikan sebesar 4,66% tersebut membawa nilai kapitalisasi pasar bursa menjadi Rp 9.583 triliun, dibandingkan Rp 9.157 triliun pada pekan sebelumnya. Penguatan ini sejalan dengan kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 4,9% ke level 5.439,2, dari posisi 5.185,1.

Meski mayoritas indikator perdagangan menunjukkan perkembangan positif, investor asing masih membukukan penjualan bersih saham. Pada Jumat (23/10/2026), nilai jual bersih investor asing tercatat Rp 1,28 triliun. Sementara itu, secara kumulatif sepanjang 2026, aksi jual bersih investor asing di pasar saham Indonesia mencapai Rp 94,87 triliun berdasarkan data perdagangan BEI.

Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad, menyampaikan bahwa sebagian besar indikator perdagangan saham mengalami peningkatan selama periode tersebut. Namun, rata-rata volume transaksi harian justru mengalami penurunan.

"Rata-rata volume transaksi harian tercatat sebesar 39,96 miliar saham, turun 9,39% dibandingkan pekan sebelumnya yang mencapai 44,1 miliar saham," kata Kautsar dalam keterangannya, dikutip Sabtu (24/10/2026).

Di tengah penurunan volume, rata-rata nilai transaksi harian justru tumbuh 25,42% menjadi Rp 20,34 triliun. Pada pekan sebelumnya, nilai transaksi harian rata-rata tercatat Rp 16,22 triliun.

Aktivitas perdagangan juga meningkat dari sisi frekuensi. Rata-rata frekuensi transaksi harian naik 13,8% menjadi 1,95 juta kali, dibandingkan 1,72 juta kali pada periode sebelumnya.

BBCA Pimpin Kapitalisasi Pasar Terbesar di BEI

Berdasarkan data BEI per Jumat (23/10/2026), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) masih menempati posisi teratas sebagai emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar, yakni Rp 613 triliun.

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) berada di urutan kedua dengan kapitalisasi pasar Rp 436 triliun. Posisi ketiga ditempati PT DCI Indonesia Tbk (DCII) dengan nilai Rp 431 triliun.

Selanjutnya, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menempati peringkat keempat dengan kapitalisasi pasar Rp 360 triliun, disusul PT Bayan Resources Tbk (BYAN) di posisi kelima sebesar Rp 358 triliun.

Pada urutan berikutnya, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) mencatat kapitalisasi pasar Rp 318 triliun. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) berada di posisi ketujuh dengan nilai Rp 292 triliun.

PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) menempati peringkat kedelapan dengan kapitalisasi pasar Rp 221 triliun, sementara PT Astra International Tbk (ASII) berada di posisi kesembilan dengan Rp 184 triliun.

Melengkapi daftar 10 emiten berkapitalisasi pasar terbesar di BEI, PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) mencatat nilai kapitalisasi pasar sebesar Rp 154 triliun.

Kenaikan IHSG dan kapitalisasi pasar selama periode tersebut mencerminkan penguatan nilai pasar saham secara keseluruhan. Namun, penjualan bersih investor asing yang masih berlanjut menjadi salah satu indikator yang perlu diperhatikan dalam mencermati pergerakan pasar saham Indonesia.

💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update