Selasa, 20 Okt 2026
Beranda › Berita
Berita

BEI Nilai Pasar Modal Indonesia Masih Layak Berstatus Emerging Market, Minta Klarifikasi ke MSCI

✍️ Ratna Puspitasari 🕒 19 Oct 2026 👁️ 3x dibaca
Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, saat ditemui di gedung BEI, Jakarta, Senin (28/9/2026)
Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, saat ditemui di gedung BEI, Jakarta, Senin (28/9/2026) Foto: KOMPAS.com/SUPARJO RAMALAN

IniKabarku.com - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menegaskan pasar modal Indonesia masih memenuhi kualifikasi untuk bertahan di kelas Emerging Market menurut standar penyedia indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI). Hari ini, Senin (19/10/2026) pukul 15.30 WIB, BEI akan bertemu MSCI secara daring untuk meminta klarifikasi atas pertimbangan di balik usulan reklasifikasi.

Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik menyebut penilaian tersebut juga didukung berbagai pihak, termasuk investor global.

“Bahkan para partisipan, para investor global yang berdiskusi dengan kami semua sepakat bahwa Indonesia memenuhi seluruh kriteria untuk berada di emerging market,” kata dia kepada wartawan di Gedung BEI, Senin (19/10/2026).

Dinilai Penuhi Kriteria MSCI

Menurut Jeffrey, berdasarkan kriteria yang disampaikan MSCI, Indonesia dinilai telah memenuhi syarat sebagai Emerging Market.

“Bahkan dalam beberapa poin, Indonesia lebih baik dari negara Emerging Market lain,” ucap dia.

Reformasi Dilaporkan Berkala

Jeffrey menjelaskan, reformasi pasar modal yang dijalankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Self-Regulatory Organization (SRO) selama ini telah dilaporkan secara berkala kepada MSCI, penyedia indeks lain, dan investor global.

“Dalam report di Juni, bahkan pertemuan-pertemuan berikutnya, respons dan feedback positif iu diberikan,” ungkap dia.

Pengumuman Dinilai Tak Terduga

Jeffrey mengatakan pihak bursa dan para partisipan penyedia indeks tidak mengetahui akan adanya pengumuman MSCI tersebut. Berdasarkan komunikasi BEI, investor global juga tidak mengetahuinya.

“Nah tentu karena ini adalah sesuatu yang tidak terduga, tentu market akan bereaksi dalam kepanikan,” imbuh dia.

Pertemuan Daring dengan MSCI

Sebagai pengingat, MSCI pada Jumat pekan lalu mengumumkan konsultasi reklasifikasi status pasar modal Indonesia dari Emerging Market (EM) menjadi Standalone Market. Menanggapi hal itu, BEI segera meminta waktu bertemu MSCI.

“Terkait itu, nanti siang kami akan meeting online dengan MSCI. (Pukul) 15.30 WIB nanti, kami segera minta waktu untuk ketemu dengan MSCI,” tutur dia.

Tujuan pertemuan adalah mendapatkan klarifikasi mengenai pertimbangan MSCI.

“Kami akan menanyakan klarifikasi terkait dengan latar belakangnya,” tutup dia.

💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update